bahan maxmara
KAIN

Mengenal Bahan Maxmara dan Perbedaannya dengan Kain Satin

Secara sekilas bahan maxmara termasuk jenis kain yang mirip dengan kain satin, sebab sama-sama halus dan tidak transparan. Namun, sebenarnya cukup banyak perbedaan antara kedua bahan tersebut. Berikut ini akan  Kainpusat.com dijelaskan secara lengkap tentang kain maxmara mulai dari karakteristik, jenis, kelebihan, kekurangan, harga, cara merawat, hingga perbedaannya dengan kain satin.

Karakteristi bahan maxmara

Karakteristik Bahan Maxmara

Karakteristik utama dari kain maxmara ini adalah teksturnya yang lembut dan halus. Tekstur seperti itu menjadikan kain ini nyaman dan adem ketika menempel pada kulit pemakainya. Maxmara juga dikenal sebagai kain yang ringan, tipis tetapi tidak transparan sehingga sangat cocok untuk digunakan sebagai baju gamis dan jilbab.

Karakteristik lain dari bahan maxmara yang sekaligus membuatnya lebih indah dipandang disebabkan karena kain ini terlihat berkilau. Kilauannya pun tetap terlihat elegan sebab bukan kilau glossy melainkan kilau yang kesannya lebih doff. Umumnya, bahan garmen yang satu ini juga memiliki pilihan warna dan motif yang beragam sehingga memudahkan Anda untuk memadupadankan dengan fashion item lainnya.

jenis bahan maxmara

Jenis Bahan Maxmara

1. Maxmara Lokal

Bahan maxmara lokal ini memiliki karakteristik bahan yang tebal dan cenderung berat. Oleh sebab itu bahan ini tidak membutuhkan furing (kain pelapis) saat dijadikan sebagai rok atau baju gamis. Maxmara lokal juga memiliki tampilan permukaan yang cukup mengkilap dibanding dengan jenis kain maxmara lainnya.

Kualitas kain maxmara lokal ini terbilang sudah bagus. Keunggulan lain dari kain maxmara adalah harganya yang lebih terjangkau dibanding dengan jenis kain maxmara lain misal seperti maxmara lux ataupun maxmara premium.

2. Maxmara Premium (Pure Italiano)

Maxmara premium merupakan jenis bahan pembuat hijab berkualitas. Tampilan kain ini memang sangat elegan namun pastinya ada kualitas juga ada harga. Maxmara premium atau yang dikenal pula dengan sebutan maxmara pure italiano ini umumnya dibanderol dengan harga lebih tinggi dibanding kain maxmara lainnya.

Kualitas premium sesuai namanya bisa dilihat dari detail desain yang lebih tajam. Hasil tenunnya pun sangat bagus dan ketika dipakai Anda akan merasa nyaman karena bahan ini adem di kulit, ringan, halus, tidak licin serta terkesan sangat mewah. Namun, maxmara premium terbilang cukup tipis, sehingga Anda perlu melapisinya dengan furing jika ingin menjadikan kain ini sebagai busana muslimah.

3. Maxmara Lux

Sifat kain maxmara rata-rata halus, lembut, tipis dan adem di kulit. Namun, jika membahas mengenai tingkat kenyamanan maka jenis maxmara lux adalah kain yang paling tinggi tingkat kenyamanannya.

Sama dengan maxmara premium, jika Anda ingin menjadikan maxmara lux sebagai gamis maka perlu ditambahkan furing sebagai kain pelapis. Hal tersebut disebabkan karena kain ini tipis dan agak menerawang jika tidak dilapisi dengan furing.

4. Maxmara Polos

Secara kualitas, maxmara polos tidak terlalu berbeda jauh dengan maxmara lux. Jenis kain maxmara ini memiliki serat yang halus dan lembut saat diraba atau ketika menempel pada kulit. Karakteristik lain yang dimiliki oleh maxmara polos adalah kain ini tidak kaku sehingga lebih mudah untuk diatur, tidak terawang dan ringan serta jatuh saat dipakai.

Pilihan warna maxmara polos juga sangat beragam sehingga Anda bisa lebih mudah menyesuaikan dengan selera. Beragam keunggulan yang dimiliki oleh jenis kain ini menjadikan maxmara polos sangat tepat apabila dibuat untuk busana muslimah, rok, baju tidur, kain pelapis kebaya, dan juga jilbab.

5. Maxmara Motif

Sesuai namanya, tentu saja jenis kain maxmara ini menawarkan banyak motif cantik dan menarik. Sementara itu untuk kualitas bahannya sendiri juga sangat bagus yang tentunya akan berbanding lurus dengan harga yang ditawarkan. Maka dari itu, target pasar kain ini biasanya adalah kalangan menengah ke atas.

Hampir sama dengan jenis maxmara lux dan premium, tekstur kain ini sangat halus dan tidak mudah kusut. Oleh sebab itu, terkadang ada orang yang salah mengenali jenis kain sebagai bahan satin.

6. Maxmara Lotus

Bahan maxmara lotus memiliki tekstur yang cukup unik dibanding dengan jenis kain maxmara lainnya.  Jenis maxmara yang satu ini bersifat kaku dengan bagian dalam yang terasa lebih kasar permukaannya. Namun, bagian luar kain ini tetap terasa licin bahkan mirip seperti lilin dengan serat kain yang rapat.

Ciri maxmara lotus lainnya adalah kain ini cukup tebal sehingga tidak terawang, sejuk dan nyaman saat dipakai. Maka dari itu, maxmara lotus lebih disukai untuk dijadikan sebagai bahan gamis ataupun gaun malam.

Keunggulan lain yang dimiliki oleh maxmara lotus adalah Anda akan mendapatkan kesan elegan, mewah dan anggun saat menggunakan gaun atau gamis yang terbuat dari kain maxmara ini. Hal tersebut disebabkan karena tekstur maxmara lotus yang tidak terlalu mengkilap.

7. Maxmara Galaxi

Hampir sama dengan maxmara lotus, jenis kain maxmara galaxi juga bersifat kaku namun dengan tekstur yang terkesan mengkilap. Saat bersentuhan dengan kulit, maxmara galaxy tidak terlalu adem namun masih cukup nyaman untuk dipakai.

Secara sekilas, tampilan maxmara galaxy dengan maxmara lux tidak jauh berbeda. Satu hal yang menjadi faktor pembeda antara kedua jenis kain maxmara tersebut adalah serat pada kain yang hampir tidak terlihat. Maka dari itu, saat akan membeli kain maxmara Anda perlu lebih jeli agar tidak tertukar antara jenis maxmara lux dengan maxmara galaxy.

8. Maxmara Midi

Secara sekilas, jenis maxmara midi cukup mirip dengan maxmara lotus sebab memiliki permukaan yang berbeda antara sisi dalam dan luar. Pada sisi luar, permukaan maxmara midi juga halus dan licin sedangkan sisi dalamnya memiliki permukaan yang kasar.

Namun, maxmara midi ini lebih kaku dan mengkilap dibanding dengan jenis maxmara lotus. Maxmara midi lebih cocok jika dijadikan sebagai bahan untuk membuat baju muslimah (gamis) sebab cukup tebal sehingga Anda tidak perlu melapisinya dengan furing.

kelebihan bahan maxmara

Kelebihan Bahan Maxmara

1. Tekstur Halus dan Lembut

Umumnya, tekstur kain maxmara saat menyentuh kulit akan terasa halus dan lembut. Maka dari itu, jenis kain ini sangat nyaman saat dipakai sehingga cocok untuk dijadikan sebagai bahan dasar pembuatan pakaian khususnya baju gamis lengkap dengan jilbabnya.

2. Ringan dan akan Terlihat Jatuh saat Dipakai

Jenis kain maxmara terbilang ringan dan saat dipakai akan terlihat jatuh. Sayangnya, ada beberapa jenis bahan maxmara yang sangat tipis sehingga menerawang jadi Anda perlu melapisinya dengan furing. Namun, ada pula jenis kain maxmara yang cukup tebal dan bersifat tidak menerawang.

3. Adem di Kulit

Jika Anda mencari jenis bahan dasar untuk membuat pakaian yang tidak gerah saat dipakai maka kain maxmara adalah pilihan yang tepat. Oleh sebab itu, jenis kain ini sangat cocok apabila dipakai oleh wanita yang tinggal di negara dengan iklim tropis seperti Indonesia, karena jenis kain maxmara termasuk adem di kulit.

4. Tersedia dalam Berbagai Varian Warna

Jenis kain ini tersedia dalam berbagai pilihan warna. Oleh sebab itu, Anda akan lebih mudah dalam memilih varian warna yang Anda sukai dan sesuai dengan fashion item lain yang ingin Anda kombinasi dengan busana berbahan dasar kain maxmara ini.

5. Anggun dan Elegan

Busana yang dibuat dari kain maxmara terlihat lebih anggun dan elegan saat dipakai. Hal tersebut disebabkan karena sifat kain ini yang memiliki kilau yang tidak norak sebab ada kesan doff pada permukaan kain ini.

Kekurangan Bahan Maxmara

Jenis kain maxmara memang memiliki cukup banyak keunggulan. Namun ada pula beberapa kekurangan yang perlu Anda ketahui dan perhatikan saat akan memilih kain ini untuk dijadikan sebagai bahan dasar pembuatan busana dan jilbab.

1. Membutuhkan Perawatan Ekstra

Busana yang terbuat dari bahan maxmara membutuhkan perawatan yang ekstra agar lebih awet. Salah satu contoh perawatan ekstra yang diperlukan adalah saat mencuci busana yang terbuat dari jenis kain ini sebaiknya jangan menggunakan mesin cuci melainkan dicuci dengan tangan.

Mesin cuci hanya akan merusak tekstur dan serat dari kain maxmara. Anda juga perlu lebih berhati-hati ketika menyetrika busana yang terbuat dari jenis kain ini. Perhatikan suhu dari setrika yang Anda pakai dan jangan terlalu kuat tekanannya saat menyetrika busana berbahan dasar kain maxmara. Suhu setrika yang terlalu panas dapat membuat kain maxmara meleleh.

2. Cukup Sulit Dijahit

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, salah satu ciri khas kain maxmara adalah halus dan licin. Oleh sebab itu, jenis kain ini cukup sulit untuk dijahit sebab bila tidak hati-hati maka Anda akan berpotensi merusak serat kain ini.

3. Harga Cukup Mahal

Keunggulan-keunggulan yang dimiliki oleh jenis kain ini membuat harganya terbilang cukup mahal dibanding dengan jenis kain lainnya misal seperti kain satin.

HARGA bahan maxmara

Harga Bahan Maxmara

Umumnya, bahan maxmara di pasaran dijual dalam tiga macam bentuk yaitu per meter, yard dan juga roll baik itu secara eceran ataupun grosir. Apabila dijual secara online, maka kisaran harga jenis kain maxmara ini per ½ meter dijual dengan harga Rp15.000 hingga Rp70.000. Jadi, per meternya harga bahan maxmara antara Rp30.000 hingga Rp140.000.

Kain maxmara yang per ½ meternya dijual dengan harga di atas Rp50.000 biasanya sudah termasuk jenis kain maxmara premium atau dengan kata lain kualitasnya lebih tinggi dibanding dengan kain maxmara yang dijual dengan harga di bawahnya.

Namun, agar tidak kecewa dengan kualitas dari kain maxmara yang akan Anda beli maka sebaiknya Anda melihat langsung kondisi kain yang akan dibeli tersebut. Harga dari kain maxmara, setiap waktu akan berubah-ubah sehingga harga di atas hanya sebagai perkiraan saja bukan patokan harga pasti, sebab setiap toko menentukan harga yang berbeda-beda walau dengan kualitas kain yang sama. Baca Juga : harga dari bahan Volal

Tips Merawat Busana yang Terbuat dari Kain Maxmara

Busana yang terbuat dari bahan maxmara memang tidak boleh diperlakukan dengan cara yang sembarangan. Mulai dari mencuci, menjemur hingga menyetrika membutuhkan teknik khusus agar kesan anggun, elegan dan mewah dari kain ini lebih awet. Berikut ini ada beberapa tips merawat busana yang terbuat dari kain maxmara.

1. Pisahkan Pakaian yang Terbuat dari Kain Maxmara dengan Pakaian Lain

Langkah pertama yang perlu Anda lakukan adalah memisahkan busana yang terbuat dari jenis kain maxmara dengan pakaian yang terbuat dari jenis kain lainnya. Cara tersebut setidaknya akan membuat pakaian yang terbuat dari kain maxmara itu tidak mudah sobek sebab terkena gesekan dengan pakaian yang terbuat dari jenis kain dengan permukaan lebih kasar.

2. Cuci Menggunakan Tangan

Apabila Anda ingin busana yang terbuat dari kain maxmara itu lebih tahan lama, maka Anda perlu mencucinya dengan tangan bukan dengan mesin cuci. Saat merendam pakaian yang terbuat dari kain maxmara sebaiknya juga jangan melebihi 5 menit, sehingga warna pakaian tidak mudah pudar. Kucek pakaian secara lembut serta hindari metode menggilas pakaian agar serat kain tidak mudah rusak.

3. Bersihkan Noda Terlebih Dahulu

Apabila busana yang terbuat dari kain maxmara tersebut terkena noda. Maka saat mencuci, pastikan Anda terlebih dahulu menghilangkan noda pada pakaian tersebut. Caranya dengan memanfaatkan spon yang sudah diberi sabun cuci cair kemudian gosok dengan perlahan pada bagian busana yang terkena noda. Setelah noda mulai hilang, lanjutkan dengan mencucinya seperti biasa.

4. Cuci dengan Menggunakan Deterjen Cair

Saat mencuci busana yang terbuat dari kain maxmara, maka Anda perlu menggunakan deterjen cair yang sudah dilengkapi dengan pelembut.

5. Jangan Jemur di Bawah Paparan Sinar Matahari Langsung

Saat menjemur busana yang terbuat dari kain maxmara maka sebaiknya jemur di tempat yang tidak terkena paparan sinar matahari secara langsung. Anda hanya perlu menjemurnya dengan cara mengangin-anginkan di tempat yang cukup sejuk.

Jangan pula Anda mengeringkan busana yang terbuat dari kain maxmara ini dalam pengering mesin cuci. Bukan hanya itu saja, pada saat memeras kain, sebaiknya tidak terlalu keras. Peras seperlunya saja agar serat dari busana yang terbuat dari bahan maxmara itu tidak kusut dan tidak mudah rusak.

6. Gunakan Suhu yang Sedang saat Menyetrika

Saat menyetrika busana yang terbuat dari kain maxmara jangan menggunakan setrika dengan suhu yang panas. Pastikan setrika yang Anda gunakan itu suhunya sedang agar tidak membuat kain menjadi cepat rusak.

Beberapa jenis bahan maxmara bahkan ada yang sebaiknya tidak disetrika sebab termasuk kain yang tidak mudah kusut. Oleh sebab itu, Anda hanya perlu mengeringkannya kemudian disimpan di lemari dengan cara digantung.

7. Sebelum Disimpan Pastikan Pakaian sudah Benar-Benar Kering

Saat Anda akan menyimpan busana yang terbuat dari kain maxmara maka Anda perlu memastikan bahwa pakaian tersebut sudah benar-benar kering. Jika, pakaian lembab Anda simpan dalam lemari maka pakaian bisa berjamur.

Baca Juga : Bahan Nylon 

Perbedaan Maxmara dengan Bahan Satin

Setidaknya ada empat perbedaan paling mendasar antara bahan maxmara dan bahan satin, yaitu:

  • Kain maxmara yang nyaman dan adem saat dipakai membuat busana yang terbuat dari bahan maxmara bisa digunakan untuk pakaian sehari-hari. Berbeda dengan busana yang terbuat dari satin yang lebih cocok dipakai saat acara-acara tertentu yang sifatnya resmi.
  • Cukup banyak jenis kain maxmara yang bisa dijadikan sebagai busana tanpa furing, sedangkan kain satin biasanya banyak digunakan sebagai furing atau pelapis dari kain brokat.
  • Kain maxmara memiliki banyak varian warna dan motif sedangkan kain satin biasanya lebih banyak yang polos (tanpa motif)
  • Saat dipakai kain maxmara tidak akan menampakkan lekukan tubuh dari pemakainya, sedangkan kain satin biasanya memperlihatkan lekukan tubuh hingga pakaian dalam si pemakai pun akan terlihat.

Bahan maxmara memang akan membuat pemakai busana yang terbuat dari kain tersebut terlihat lebih elegan dan anggun. Namun, diperlukan pula perawatan ekstra untuk membuat busana tersebut tetap terlihat cantik meski sudah lama disimpan dalam lemari. Segala perawatan ekstra yang Anda lakukan itu tentu akan sebanding dengan penampilan Anda yang semakin menawan saat memakainya.

Panggil sadja Delisha ❤ Seorang muslimah yang sedang menjalani profesi sebagai penulis dan editor di Kainpusat ❤.

Artikel terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *